Thursday, February 21, 2013

Daur Hidup Sistem


Siklus hidup sistem (system life cycle) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsislem infommasi berbasis komputer. Siklus hidup sistern terdiri dari serangkalan tugas yang erat mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem karena tugas-tugas tersebut mengikuti pola yang teratur dan dilakukan secara top down, Siklus hidup sistem sering disebut sebagai pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pembangunan dan pengembangan sistem. 

Pembangunan sistem hanyalah salah satu dari rangkaian daur hidup suatu sistem. Meskipun demikian, proses ini merupakan aspek yang sangat penting. Kita akan melihat beberapa fase/tahapan dari daur hidup suatu sistem, 

a, Mengenali adanya kebutuhan 
Sebelum segala sesuatunya terjadi, timbul suatu kebutuhan atau problems yang harus dapat dikenali sebagai mana adanya. Kebutuhan dapat terjadi sebagai hasil perkembangan dari organisasi dan volume yang meningkat melebihi kapasitas dari sistem yang ada. Semua kebutuhan ini harus dapat dideilnisikan dengan jelas. Tanpa adanya kejelasan dari kebutuhanan yang ada, pembangunan sistem akan kehilangan arah dan efektilitasnya. 

b, Pembangunan Sistem 
Suatu proses atau seperangkat prosedur yang harus diikuti untuk menganalisns kebutuhan yang timbul dan membangun suatu slstem untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut. 

c. Pemasangan Sistem 
Setelah tahap pembangunan sistem selesai. Sistem kemudian akan dioperasikan. Pemasangan sistem merupakan tahap yang panting pula dalam daur hidup sistem, Peralihan dari tahap pémbangunan menuju tahap uperasional terjadi pemasangan sislem yang sebenarnya, yang merupakan langkah akhir dari suatu pembangunan sistem, 

d, Pengoperasian Sistem 
Program-program komputer dan prosedur-prosedur pengoperasian yang membentuk suatu sistem infomlasi semuanya bersifat stalis, sedangkan organisasi ditunjang oleh sistem inforlmxsi tadi. la selalu mengalami perubahan-perubahan itu karena purtumbuhan kegiatan bisnis, perubahan peraturan, dan kebijaksanaan ataupun kemajuan teknologi. Untuk mengatasi perubahan-perubahan tersebut, sistem harus diperbaiki atau diperbarui. 

e.Sistem Menjadi Usang 

Kadang perubahan yang terjadi begilu drastis sehingga tidak dapat diatasi hanya dengan melakukan perbaikan-perbaikan pada sistem yang berjalan. Tibalah saatnya secara ekonomis dan teknis sistem yang ada sudah tidak layak lagi untuk dioperasikan dan sistem yang baru perlu dibangun untuk menggantikannya.

Sistem informasi kemudian akan melanjutkan daur hidupnya. Sistem dibangun untuk memenuhi kebutuhan yang muncul. Sistem beradaptasi terhadap perubahan-perubahan lingkungannya yang dinamis. Sampailah pada kondisi di mana sistem tersebut tidak dapat lagi beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ada ataupun secara ekonomis tidak layak lagi untuk dioperasikan. Sislern yang baru kemudian dibangun untuk menggantikannya. Unluk dapat menggambarkan daur hidup sistem ini, lihat gambar di bawah ini.  


sumber : dikutip dari buku; 
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN oleh Tata Sutabri, S.Kom.,MM
 
 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN oleh Tata Sutabri, S.Kom.,MM


No comments:

Post a Comment